Dosen : Elvi Sunita
Nama Anggota Kelompok:
1. Adib Wahyu Hidayat 12160140
2. Dwi Prasetiyo 12163358
3. Hermawan Fajri 12161471
4. Rio Setianto 12160145
5. Rizky Arbiansyah 12165749
6. Robby Cornelius 12162990
7. Willy Permana 12160209
Pertanyaan :
- Jelaskan bagaimana bentuk profesionalisme dalam profesi seperti polisi, hakim, dokter, programmer, data entri operator, database administrator, dan sebagainya.
- Pilihlah salah satu profesi bidang IT dan satu profesi bidang non-IT.
Jawaban:
Kali ini kami akan membahas bagaimana bentuk profesionalisme dalam profesi bidan IT dan non IT, akan kami ambil contoh untuk profesi Polisi dan Programer.
1. Polisi
Gambaran umum seorang polisi yang profesional adalah seorang polisi yang selalu siap mengayomi dan melindungi masyarakat dengan merespon setiap laporan dari masyarakat baik itu berupa tindak kriminal ataupun hal-hal lain diluar tindak kriminal seperti membantu dalam kegiatan sosial.
Dalam konteks profesionalisme seperti itu maka polisi selalu merasa kekurangan personil, dana operasional, kebutuhan akan teknologi dan persenjataan. Profesionalisme seperti diatas sangatlah mungkin diterapkan pada jaman awal berdirinya polisi ketika kriminalitas masih konvensional dan relatif tidak kompleks.
Profesionalisme polisi moderen mengharuskan polisi tidak hanya jujur, tegas dan cakap secara teknis, tetapi juga memahami apa yang diharapkan oleh masyarakatnya. Kemampuan untuk memahami masyarakatnya inilah yang menjadi kunci utama dalam standar profesionalisme polisi moderen.
Perubahan sosial yang ada telah mengakibatkan pula perubahan harapan akan pelayanan polisi. Pemahaman akan harapan masyarakat akan pelayanan polisi adalah kunci utama profesionalisme kepolisian modern.
Polisi harus mampu bersinergi dengan bersama masyarakatnya, kecocokan harapan masyarakat akan pelayanan polisi dengan pelayanan yang diberikan polisi akan menciptakan kepuasan masyarakat. Itulah sebenarnya hakekat profesionalisme polisi.
2. Programmer
Teknologi Informasi ( IT ) merupakan teknologi yagn selalu berkembang baik secara revolusioner ( seperti misalnya perkembangan dunia perangkat keras ) maupun yang lebih bersifat evolusioner ( seperti yang terjadi pada perkembangan perangkat lunak ).
Hal itu mengakibatkan bahwa pekerjaan di bidang Teknologi Informasi menjadi suatu pekerjaan di mana pelakunya harus terus mengembangkan ilmu yang dimilikinya untuk mengikuti perkembangan Teknologi Informasi tersebut.
Artinya, seseorang yang sudah sampai pada level “ahli” di satu bidang pada saat ini, bisa ketinggalan pada bidang yang sama di masa depan jika tidak mengikuti perkembangan yang ada.
Syarat profesionalisme yang harus dimiliki pekerja IT :
- Dasar ilmu yang kuat dalam bidangnya sebagai bagian dari masyarakat teknologi dan masyarakat ilmu pengetahuan abad 21.
- Penguasaan kiat-kiat profesi yang dilakukan berdasarkan riset dan praktis, bukan hanya merupakan teori atau konsep.
- Pengembangan kemampuan profesional berkesinambungan.
Salah satu profesi di bidang IT yaitu programmer. Programer adalah sesorang yang mengerti tentang banyak bahasa pemprograman visual, database, internet page. misalnya : untuk Java, C++ dan Visual Basic, HTML/XML, PHP, ASP, Cold Fusion, Delphi, SQL.
Seorang programmer biasanya bertugas untuk mengimlementasikan suatu system dengan keahliannya dalam bahasa pemprograman
Sebagai salah satu bentuk profesionalismenya, maka seorang programmer harus mengerti akan tugas dan tanggung jawabnya, antara lain:
- Tanggungjawab pemrogram terbatas pada pembuatan program komputer.
- Pengetahuan programer cukup terbatas pada teknologi komputer, sistem komputer, utilitas dan bahasa-bahasa program yang diperlukan.
- Pekerjaan programer sifatnya teknis dan harus tepat dalam pembuatan instruksi-instruksi program.
- Pekerjaan programer tidak menyangkut hubungan dengan banyak orang,terbatas pada sesama pemrogram dan analis sistem yang mempersiapkan rancang bangun (spesifikasi) program.
